terbit.id, Sukabumi - Kepulan asap dan kobaran api membuat warga Kampung Ciburuy, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, panik pada Jumat (28/8/2026) sore.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan melanda rumah milik Burhan (59), warga Kampung Ciburuy RT 018/005. Api diduga bermula dari korsleting listrik di warung yang berada di sebelah rumah korban, kemudian merambat hingga membakar bagian lantai dua rumah.
Saat kejadian, Burhan sedang berada di sawah untuk berkebun. Sementara di dalam rumah hanya terdapat anaknya yang tengah beristirahat sambil memainkan telepon seluler.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergotong royong membantu memadamkan api sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas Damkar Pos IV Parungkuda bersama relawan dan warga akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api sekitar 30 menit kemudian.
P2BK Kecamatan Parungkuda, Mochammad Ramdan, mengatakan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Api kemudian menyambar bagian tengah rumah hingga kobaran semakin membesar.
"Diduga berawal dari korsleting listrik di warung samping rumah. Warga sekitar kemudian bergotong royong membantu memadamkan api," ujar Ramdan berdasarkan laporan penanganan kejadian.
Akibat kebakaran tersebut, bagian lantai dua rumah milik Burhan hangus terbakar. Meski demikian, bagian lantai satu rumah masih dapat dihuni.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, seorang remaja berusia 17 tahun inisial MA mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan.
Kebakaran tersebut berdampak terhadap satu kepala keluarga dengan empat jiwa. Tidak ada warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut.
Kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Sementara itu, kebutuhan mendesak bagi keluarga terdampak di antaranya terpal, material bangunan, peralatan dapur dan family kit.
P2BK Kecamatan Parungkuda bersama Pemerintah Desa Kompa, Tagana, Babinsa, Babinmas, Satpol PP, relawan gabungan dan masyarakat telah melakukan assessment serta peninjauan langsung ke lokasi.
Ramdan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih di tengah kondisi musim kemarau.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama dalam penggunaan instalasi listrik dan menghadapi kondisi musim kemarau," katanya. (R.Cking)

