terbit.id, Sukabumi - Jajaran Polres Sukabumi menyiagakan sekitar 100 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di sejumlah titik wilayah utara Kabupaten Sukabumi, Minggu (10/5/2026). Pengamanan difokuskan untuk mengantisipasi potensi kerawanan pasca pertandingan, seperti konvoi suporter, gangguan keamanan, hingga kemacetan lalu lintas.
Pengamanan diawali dengan apel kesiapsiagaan yang digelar di Pos TMC Exit Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Dalam kegiatan tersebut, jajaran kepolisian melakukan pemetaan titik-titik nobar yang dinilai berpotensi menimbulkan kerawanan, terutama setelah pertandingan usai.
Padal pengamanan AKP Erman mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya pertandingan klasik Liga Indonesia tersebut.
“Untuk kegiatan hari ini adalah kegiatan pengamanan antisipasi pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Tentunya ada beberapa titik nonton bareng dari komunitas Persib Bandung, baik di wilayah Cicurug maupun Cibadak,” ujar AKP Erman kepada wartawan.
Menurutnya, aparat kepolisian tidak hanya fokus pada lokasi nobar, tetapi juga mengantisipasi pergerakan massa usai pertandingan yang berpotensi melakukan konvoi di jalan raya.
“Pengamanan ini salah satu bentuk kesiapsiagaan kita dari kepolisian untuk melayani masyarakat dalam kegiatan nonton bareng. Jangan sampai setelah selesai acara terjadi konvoi-konvoi atau menghambat arus lalu lintas maupun gangguan keamanan lainnya,” katanya.
AKP Erman menjelaskan, pengamanan dibagi dalam dua titik utama wilayah Sukabumi, yakni di kawasan utara dengan pusat apel di Exit Tol Parungkuda dan wilayah selatan di Pelabuhanratu yang dipimpin langsung Kapolres Sukabumi.
“Untuk personel yang dilibatkan di wilayah sini kurang lebih 100 personel, meliputi anggota Polres maupun Polsek-polsek,” ungkapnya.
Polisi juga telah menempatkan personel di setiap lokasi nobar guna meminimalisir potensi kericuhan antar suporter maupun gangguan ketertiban umum. Selain pengamanan statis, patroli mobile juga disiapkan di sepanjang jalur Cicurug hingga Cibadak.
“Kerawanan biasanya terjadi pasca nonton bareng. Karena itu kami sudah mem-ploting personel dengan perwira pengendali di tiap titik nobar. Jika ada eskalasi yang memanas, personel yang siaga di Pos TMC akan langsung melakukan penebalan dan back-up keamanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, aparat juga mengantisipasi kemungkinan adanya simpatisan Bobotoh maupun Jakmania yang turun ke jalan setelah pertandingan selesai.
“Di samping pengamanan di titik nobar, kita juga melakukan patroli untuk memastikan kegiatan bubaran berjalan lancar dan tidak mengganggu arus lalu lintas maupun keamanan yang lain,” tambah AKP Erman.
Pihak kepolisian berharap seluruh rangkaian kegiatan nobar dapat berlangsung aman tanpa adanya gesekan antar suporter ataupun gangguan kamtibmas lainnya.
“Harapan kita tentunya semuanya berjalan lancar dan kondusif,” tandasnya. (R.Cking).

