terbit.id, Sukabumi - Open Turnamen Feo-Feo yang digelar dalam rangka anniversary ke-7 Deko Legend berlangsung meriah di Lapang Sepak Bola Kampung Kaliki, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (1/2/2026).
Turnamen sepak bola kategori U-45 ini diikuti oleh 10 kesebelasan dari berbagai wilayah di Sukabumi hingga Bogor. Ajang tersebut tak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga wadah silaturahmi para legenda sepak bola yang masih aktif dan bersemangat menjaga kebugaran.
Pantauan terbit.id, pertandingan turut dihadiri legend Persib Bandung seperti Andi Supendi, Ilham, dan Nuralim, yang menambah daya tarik turnamen. Jalannya laga dipimpin oleh tiga wasit berpengalaman, yakni Maman, Ilham, dan Suhendar, salah satunya telah berlisensi tingkat provinsi.
Sebanyak 10 tim yang ambil bagian dalam turnamen ini di antaranya Deko FC, Sukabumi Pro, Purwasari, Sadulur, Barkas, Huntu, Mandiri, Bokos, Racoon, dan Persiratu Palabuhanratu.
Pada laga pembuka, tuan rumah Deko Legend berhadapan dengan Purwasari membuat pertandingan berlangsung sengit dan menghibur
Apresiasi Pemerintah Desa
Kepala Desa Kompa, Yulianti, mengapresiasi penuh penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai kegiatan ini berdampak positif bagi kesehatan dan kebersamaan masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat anniversary ke-7 untuk Deko Legend. Kami dari pemerintah desa sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada panitia. Kegiatan ini mempererat silaturahmi antar klub sepak bola dan mendorong masyarakat untuk tetap aktif berolahraga,” ujar Yulianti, kepada terbit.id Minggu (1/2/2026).
Ia juga menilai keikutsertaan pemain usia di atas 45 tahun menjadi contoh semangat hidup sehat bagi warga.
“Walaupun usianya sudah senior, semangatnya luar biasa. Ini menjadi kebanggaan bagi Desa Kompa karena para legend masih aktif di dunia sepak bola,” tambahnya.
Menurut Yulianti, kehadiran legenda Persib Bandung juga membuka peluang pembinaan usia dini, termasuk rencana membawa pemain SSB Deko untuk menjalani latihan intensif di Bandung.
Ajang Silaturahmi Para Legend
Sementara itu, Ketua Panitia Anniversary ke-7 Deko Legend, Dadang Sudradjat, menjelaskan bahwa turnamen ini murni bertujuan mempererat silaturahmi, bukan mengejar prestasi.
“Deko Legend ini gabungan para legenda sepak bola Desa Kompa dan Alhamdulillah sudah berjalan tujuh tahun. Tujuan utamanya adalah silaturahmi, bukan prestasi,” kata Dadang, kepada terbit.id
Ia menjelaskan, turnamen diikuti 10 tim yang dibagi ke dalam dua grup. Sistem pertandingan menggunakan durasi 1 x 20 menit tanpa pergantian gawang, menyesuaikan kondisi fisik para pemain.
“Kami tidak membatasi jumlah pemain. Siapa pun bisa main 5 menit atau 10 menit, yang penting tetap aman dan nyaman mengingat usia,” jelasnya.
Dadang juga menegaskan bahwa hadiah bukan tujuan utama peserta.
“Hadiah itu hanya bonus. Yang terpenting adalah kebersamaan dan membuktikan bahwa para legend ini masih punya skill walaupun stamina tentu sudah berbeda,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi pengikat persaudaraan antar komunitas legend sepak bola lintas daerah.
“Mudah-mudahan ke depan ajang seperti ini semakin mempererat ikatan, tidak hanya di Sukabumi tapi juga dengan legend dari daerah lain,” pungkasnya. (R.Cking).

