terbit.id, Sukabumi - Mengawali tahun 2026, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu (UBP JPR) menegaskan komitmen kuat terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai fondasi utama dalam setiap aktivitas operasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional yang digelar di Lapangan Upacara PLTU Pelabuhan Ratu, Selasa (13/1/2026).
Apel yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh jajaran manajemen, pegawai, serta mitra kerja strategis. Kegiatan tersebut menjadi momentum awal tahun untuk memperkuat tekad bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, seiring dengan meningkatnya tantangan di sektor ketenagalistrikan.
Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP JPR, Bowo Pramono, bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan nilai utama yang harus tertanam dalam budaya kerja seluruh insan perusahaan.
Menurut Bowo, keberhasilan operasional pembangkit tidak hanya diukur dari kinerja teknis dan keandalan pasokan listrik, tetapi juga dari kemampuan perusahaan dalam melindungi setiap tenaga kerja yang terlibat di dalamnya.
“Memasuki tahun 2026, kita menghadapi dinamika kebutuhan energi yang terus berkembang. Namun, tidak ada yang lebih berharga daripada nyawa manusia. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan K3 sebagai budaya dan gaya hidup kerja, bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan,” ujar Bowo Pramono.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin terhadap standar operasional prosedur (SOP) serta pengawasan yang konsisten di seluruh lini kerja. Dengan penerapan tersebut, perusahaan optimistis dapat mencapai target Zero Accident sekaligus menjaga keandalan pasokan energi nasional.
Secara tidak langsung, manajemen PT PLN Indonesia Power UBP JPR menegaskan bahwa pelaksanaan apel Bulan K3 Nasional ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat manajemen risiko dan keberlanjutan operasional di sektor pembangkitan listrik. K3 diposisikan sebagai elemen inti yang menyatu dengan proses bisnis, bukan sekadar pelengkap.
Melalui peringatan Bulan K3 Nasional ini, perusahaan berharap nilai-nilai keselamatan semakin terinternalisasi dalam setiap aktivitas pegawai, baik di area pembangkit maupun di lini pendukung lainnya. Kesiapsiagaan, kepedulian, dan kedisiplinan bersama diyakini mampu mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menjamin perlindungan menyeluruh bagi seluruh tenaga kerja.
Dengan komitmen tersebut, PLN Indonesia Power UBP JPR menegaskan diri sebagai unit pembangkit yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga menjadi role model dalam penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pasokan listrik yang stabil, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia industri sepanjang tahun 2026. (R.Cking).

