Wanita di Sukabumi Diduga Dilecehkan di Angkot, Pelaku Ngamuk Ayunkan Kampak di Cicurug

Redaksi
Rabu, 11 Maret 2026 | 21:24 WIB Last Updated 2026-03-11T14:25:53Z
Diduga pelaku pelecehan terhadap seorang perempuan penumpang angkot saat ngamuk membawa kampak , foto : screenshot

terbit.id, Sukabumi - Seorang perempuan berinisial ILPY (24) diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pria tak dikenal saat berada di dalam angkutan kota (angkot) jurusan Cibadak-Cicurug. Peristiwa itu berlanjut dengan aksi penyerangan menggunakan senjata tajam jenis kampak di depan sebuah toko di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (11/3/2026).

Insiden yang mengejutkan warga tersebut bermula ketika korban berangkat bekerja sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan angkot 09 dari wilayah Cibadak menuju Cicurug.

Suami korban, Muhammad Ikbal (29), menjelaskan bahwa istrinya sempat mengalami tindakan tidak senonoh dari seorang pria yang berada di dalam angkot yang sama.

“Istri saya berangkat kerja naik angkot dari Cibadak ke Cicurug. Di dalam angkot itu ada seorang pria yang melakukan pelecehan dua kali. Kejadiannya di sekitar wilayah Sundawenang, Parungkuda,” ujar Ikbal kepada wartawan.

Menurut Ikbal, pelaku awalnya duduk berhadapan dengan korban. Namun, setelah korban merasa tidak nyaman dan berpindah tempat duduk ke bagian belakang kendaraan, pria tersebut justru kembali mendekat.

Ia menuturkan bahwa korban sudah berusaha menghindar, tetapi pelaku tetap mencoba mendekati dan diduga kembali berupaya melakukan tindakan serupa.

“Istri saya sudah merasa risih lalu pindah ke belakang, tapi dia ikut lagi dan mau pegang lagi. Akhirnya istri saya menegur dan sempat terjadi adu cekcok,” katanya.

Tidak berhenti sampai di situ, pelaku juga disebut sempat memfoto korban menggunakan ponselnya. Korban yang merasa keberatan kemudian meminta agar foto tersebut dihapus.

Saat angkot tiba di kawasan Cicurug dan korban turun, pria tersebut juga ikut turun dari kendaraan. Ketika kembali ditegur oleh korban, pelaku justru emosi dan membuat keributan hingga menarik perhatian warga sekitar.

“Warga yang ada di sekitar membantu istri saya karena situasinya sudah mulai ramai. Tiba-tiba pria itu mengeluarkan senjata tajam berupa kampak,” ungkap Ikbal.

Ia menyebutkan bahwa pelaku sempat mengayunkan kampak ke arah orang-orang di lokasi. Bahkan, salah satu pengendara motor juga disebut sempat menjadi sasaran serangan.

“Sudah ada penyerangan, cuma istri saya berhasil menghindar. Ayunannya kena orang-orang sekitar. Istri saya juga panik sampai tangannya sempat kejepit motor di jalan saat menghindar,” jelasnya.

Dalam kejadian tersebut, kampak yang diayunkan pelaku juga sempat mengenai kendaraan yang berada di sekitar lokasi. Peristiwa itu disaksikan oleh sejumlah warga dan diduga terekam kamera pengawas (CCTV) milik toko di sekitar tempat kejadian.

Usai insiden tersebut, korban mengalami trauma berat dan sempat menangis. Ia kemudian menghubungi suaminya yang saat itu sedang berada di Tangerang.

“Istri saya langsung telepon saya sambil menangis. Saya waktu itu sedang di Tangerang dan langsung pulang ke Sukabumi. Sampai sekarang dia masih trauma,” tutur Ikbal.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan saat ini tengah dalam penanganan aparat. Penanganan melibatkan dua kepolisian sektor karena lokasi kejadian berada di dua wilayah berbeda.

Menurut Ikbal, dugaan pelecehan terjadi di wilayah Kecamatan Parungkuda, sedangkan aksi pengancaman menggunakan senjata tajam berlangsung di wilayah Kecamatan Cicurug.

“Sudah ditanggapi Polsek Cicurug dan Polsek Parungkuda. Karena pelecehannya terjadi di Parungkuda, sementara pengancamannya di Cicurug,” katanya.

Ia berharap pelaku segera ditemukan dan ditangkap agar tidak kembali melakukan tindakan serupa kepada orang lain.

“Harapannya pelaku bisa segera ditemukan supaya tidak terjadi lagi ke orang lain, apalagi kepada perempuan,” pungkasnya.

Informasi di dapat terbit.id Anggota Polsek Cicurug melakukan pengejaran pelaku ke wilayah Cisaat, (R.Cking). 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wanita di Sukabumi Diduga Dilecehkan di Angkot, Pelaku Ngamuk Ayunkan Kampak di Cicurug

Trending Now

Iklan