Health

Ribuan Buruh PT GSS Cidahu Sukabumi Tuntut Kenaikan Upah 2022

TERBIT.ID
Selasa, 21 Desember 2021, 13:51 WIB Last Updated 2021-12-21T06:51:52Z
 

TERBIT ■ Management PT Gunung Salak Sukabumi (GSS) menemui bahkan merespon permohonan kenaikan upah 2022. Ribuan buruh yang tergabung dalam Organisasi Serikat Buruh GSBI gelar aksi damai di Halaman Pabrik Garmen PT Gunung Salak Sukabumi, Desa Bababakanpari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (21/12/2021).

Aksi  para buruh garment yang didominasi oleh kaum hawa ini menuntut, pihak perusahaan bisa mengakomodir ajuan dari serikat pekerja baik PT.GSS terkait kenaikan upah tahun 2022 sebesar 5% sampai 10% selambat lambatnya tujuh hari.

Kepada Kilas info.id, Sekertaris Pengurus Buruh Perusahan, Serikat Buruh Garmen Tekstil dan Sepatu GSBI, Didit Kurniawan mengatakan, perwakilan Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI) di PT GSS mengatakan, jika aksi tersebut dipicu karena pihak perusahaan tidak pernah memberikan tanggapan, terkait surat ajakan berdiskusi untuk permohonan kenaikan upah.

"Surat pertama kami ajukan pada 24 November lalu, mengajak perusahaan untuk berunding tentang kenaikan upah. Sekaligus pemberitahuan jika dalam 7 hari belum ada jawaban, maka kita akan melakukan aksi. Namun anehnya sudah 3 kali melayangkan surat, tidak ada tanggapan dari Pihak perusahaan," ungkapnya. 

Menurutnya, tuntunan tersebut di luar konteks regulasi Pemerintah Daerah, karena dalam surat edaran Bupati bahwa, perundingan bisa dilakukan dengan Serikat Pekerja bila perusahaan tidak mampu. 

"Tetapi kenyataannya perusahaan sebetulnya bukan tidak mampu menaikan upah, tetapi memang tidak mau," ujarnya.

Pihaknya juga berharap aksi tersebut hanya sampai hari ini saja dan pihak perusahaan bisa mengakomodir tuntutan tersebut. 

"Tetapi bilamana tuntutan kami tidak dipenuhi, maka terpaksa aksi demo ini akan terus berlanjut," Tandasnya. (Aurel)

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Terbaru